Laman

Kamis, 24 Oktober 2013

Synchronizing Generator

    Synchronizing generator adalah memparallekan kerja 2 generator ato lebi tuk dapatkan daya sebesar jumlah generator itu, tapi dengan syarat yang uda ditentuin.

Syarat dasar parallel generator.
1. Mempunyai tegangan kerja yang sama
2. Mempunyai urutan phase yang sama
3. Mempunyai frekuensi kerja yang sama
4. Mempunyai sudut phase yang sama

    Jelas belum dikatakan sempurna sebuah usaha paralel generator sebelum hal-hal dibawah ini bisa di jalankan :

1. Genrator  set mempunyai system governor yang sama , electrical governor dengan electrical governor , mekanik servo dengan mekanik servo hal ini akan berpengaruh terhadap kepekaan respone terhadap beban kejut.

2. Agar genset pada saat sinkron dapat mensupply beban dengan seimbang dengan genset lain maka masing masing genset dianjurkan untuk memiliki load sharing terutama untuk yang system automatic.

3. Pada beban rendah maupun tinggi dianjurkan masing masing genset mempunyai power factor yang relative sama. Baik pada sinkron manual maupun sinkron otomatic.

4. Pada saat pembebanan / beban kejut masing masing genset mempunyai response yang sama , hal ini berkaitan dengan penyetelan droop speed dan pengaturan speed control.

5. Pada saat pelepasan beban dianjurkan dengan soft unloading yaitu secara perlahan lahan dengan pengaturan speed dan voltage.

6. Pada saat pemasukan beban dianjurkan dengan soft unloading yaitu secara perlahan lahan dengan pengaturan speed dan Voltage.

7. Pada saat pembebanan tidak diperkenankan beban mengayun ayun dari genset satu ke genset lainnya, dan harus pada kondisi konstan.

8. Pada dua genset yang berbeda kapasitasnya pembebanan pada masing masing genset sebaiknya secara proporsional.

Pengaruh dan akibat yang ditimbulkan bila syarat syarat paralel generator tidak dipenuhi :

1. Pada generator yang diparalal dengan PLN, bila generator akan diparalel mempunyai tegangan lebi tinggi maka begitu breaker close generator itu mempunyai power factor yang rendah, tapi gag membahayakan karena power factor di PLN masi induktif dan berdayaa besar. Apabila generator punya tegangan lebi rendah maka power factor akan bersifat kapasitif dan punya kecenderungan reverse power. Reverse power dibatasi pada level 5% dari daya nominal.
Pada generator yang diparalel dengan generator pada saat sama sama belum berbeban maka bila tegangan lebi tinggi power factor aka rendah (induktif) tapi sebaliknya power factor genset yang lain akan rendah juga tapi bersifat kapasitif, sehingga ganset yang lain punya kecenderungan reverse power.

2. Jika urutan phase tidak sama system ABC diparallel dengan system CBA, maka akan terjadi selisih tegangan sebesar 2 kali tegangan nominal, bias dideteksi dengan diukur secara manual dengan voltmeter, pada saat synchronoscope menunjuk 0 ° terdapat selisih sebesar 2 x 400V.

3. Jika Frekuensi tidak sama diparalelkan bisa terjadi reverse power pada generator yang mempunyai frekuensi lebi rendah. Selain itu bisa merusak generator, yang mana breaker akan muncul arus yang besar dan menimbulkan percikan api dan engine akan hunting sesaat. Hal ini bisa mengakibatkan kerusakan mekanis sampai patah pada cransaft karena tekanan beban besar yang tiba tiba.

4. Jika sudut phase tdak sama tapi kecenderungan frekuensi sama hanya kan akibatkan hunting sesaat tanpa ada kemungkinan reverse power, tapi juga berbahaya jika beda sudut terlalu besar, engine akan mengalami tekanan sesaat hingga hunting.

Faktor Daya atau Cos Phi

    Faktor daya / power factor (PF) atau Cos Ø merupakan istilah yang sering dipakai di bidang yang berkaitan dengan pembangkitan dan penyaluran energi listrik. Faktor Daya juga digunakan sama konsumen listrik lo, ga cuma penyedia saja.

    Nah lo, biasanya sistem listrik yang gunain sumber tegangan berbentuk sinusoidal murni dan beban linier. Beban linir itu sndiri merupakan beban yang menghasilkan bentuk arus sama dengan bentuk tegangan bro. Pada sumber tegangan berbetentuk sinusoidal murni, beban linier mengakibatkan arus yang mengalir pada jaringan juga sinusoidal murni. 

    Beban linier dapat diklasifikasikan jadi 4 macam bro, 
1. Beban Resistif (cirinya dengan arus yang 1 fasa sama tegangan), 
2. Beban Induktif (cirinya dengan arus yang tertinggal dari tegangan sebesar  90°
3. Beban Kapasitif (cirinya arus mendahului tegangan sebesar 90°
4. Beban yang merupakan kombinasi dari 3 jenit itu (ciri dengan arus tertinggal/mendahului tengan sebesar sudut, katakan saja Ø


    Pada listrik, daya didapat dari perkalian antara tengan dan arus yang mengalir. Pada sistem AC, tegangan dan arus berbentuk sinusoidal, perkalian antara keduanya akan hasilkan daya tampak (apparent power), satuannya Volt Ampere (VA) yang punya 2 buah bagian. Bagian pertama adalah daya yang termanfatkan oleh konsumen, bisa menjadi gerakan pada motor, bisa jadi panas pada elemen pemanas,dll. Daya yang termanfaatkan ini sering disebut daya aktif (real power) yangpunya satuan Watt (W) yang mengalir dari sisi sumber ke sisi beban bernilai rata rata tidak nol. Bagian kedua adalah daya yang tidak termanfaatkan oleh konsumen, tapi hanya ada di jaringan, sering disebut daya reaktif (reactive power) punya satuan Volt Ampere Reactive (VAR) bernilai rata rata nol.
Beban yang bersifat induktif hanya mengkonsumsi daya reaktif, dan beban bersifat kapasitif hanya memberikan daya reaktif.

Rasio besarnya daya aktif yang bisa kita manfaatkan terhadap daya tampak yang dihasilkan sumber itulah bro yang dimaksud  faktor daya



Faktor daya = cos \phi = \frac{P (W)}{S (VA)}


    Faktor daya bisa juga dikatakan besaran yang nunjukin seberapa efisien jaringan yang kita punya dalam penyaluran daya yang bisa dimanfaatkan. Faktor daya dibatari dari 0 sampai 1, semakin tinggi faktor daya (mendekati 1) artinya semakin banyak daya tampak yang diberikan sumber bisa kita manfaatkan, tapi sebaliknya makin rendah faktor daya (mendekati 0) maka makin dikit daya yang bisa dimanfaatkan. Disisi lain faktor daya juga nunjukin besar pemanfaatn dari peralatan listrik di jaringan terhadap investasi yang dibayarkan. Faktor daya yang bagus ya faktor daya yang nilainya ndekati 1 bro. Bagi penyedia layanan, jaringan faktor daya jelek mengakibatkan dia harus hasilkan daya yang lebi gede untuk penuhi daya aktif.



    Nah lo, salah satu cara tuk perbaiki faktor daya ya dengan masang kompensasi kapasitif gunain kapasitor di jaringan itu. Kapasitor tu komponen listrik yang menghasilkan daya reaktif pada jaringan di tempat ia disambung. Di jaringan yang bersifat induktif dengan segitiga daya yang ditunjukin di Gambar diatas, jika kapasitor dipasang maka daya reaktif yang harus disediakan oleh sumber akan berkuran sebesar Q koreksi (yang merupakan daya reaktif berasal dari kapasitor). Karena daya aktif ga berubah tapi daya reaktif berkurang, maka dari sudut pandang sumber segi tiga daya yang baru diperoleh.


Sabtu, 28 Januari 2012

Gombal ?

Kamu datang disaat aku sedang Shut Down, Hybernate dan Standby

Saat kubuka Windows kamarku di pagi hari, aku melihat Screensaver wajahmu di awan.

Wajahmu cantik,

bagaikan di edit dengan Photoshop, Photoscape atau aplikasi grafis lainnya

Tak pernah mataku buffer memandangmu...

kulitmu Lembut bagaikan kulit Apple

terus menari di Opera dalam pikiranku..

Kamulah My Dreamweaver ku

Kamulah Oracle...

Kamu selalu Online di hatiku saat yang lain offline.

Saat baru Booting ku selalu mendoakanmu

Komputer/leptop tiba-tiba mati

    Komputer/leptop tiba tiba mati ya? Panik ya? Bingung ya? Bete ya? kasian amat. Biasanya ada beberapa hal tuh yang bikin komputer tiba tiba mati, tapi tersangka utama ialah overheat pada komputer/leptop. Nah lo, gag tau apa itu overheat? kampung skali kamu ini,hha. peace. 


    Overheat tu kalo prosesor nya om tante pakde bude itu kepanasan, melebihi batas standar panas nya tuh prosesor dan terlalu lama. Biasanya yang bikin nih overheat tu kotoran debu yang numpuk di leptop tuh, rajin amat nabung kotoran dileptop,hha. Hmm. .tapi gag cuma kotoran sih yang mempengaruhi, kipas mati juga bisa, heatsink nya kadaluarsa juga bisa, virus juga bisa, wkwkw virus? hari gini masalah dengan virus? hadeh. 

    Coba loh, buka casing belakang laptop nya, bersihin debu nya, cek kipas nya muter apa gag, tapi kalo berani copot tuh kipas bersihin tuh tabungan yang nempel di kipas, kalo udah, cek tuh sirkulasi udara yang lewat dari leptop tuh, cukup gag baik gag, nah kalo mau juga sih tapi agak rempong agak kuno sih, tapi berguna juga, tambah besi tu di chipset biar panas e diserap ma besi nya [bukan asal ukuran lo, dibikin dulu yang pas sesuai slot pada chipset nya dulu baru dibikin trus dipasang, gag perlu jadi arsitek kok kalo mau ukur kek gini]. Kalo masalah window sih gampang kan kalo gag mau rempong cek cek segala langsung instal ulang aja,hha. Nah tapi waspada loh yang satu ini, perlu perhatian kusus, hadeh kek pacar aja,hha, jangan lepas heatsink pada prosesor ya kalo gag punya thermal paste, soal e itu buat bikin sambung prosesor ke heatsink biar saluran panas dari prosesor nya efektif, tapi kalo mau ambil resiko ya gapapa sih,hha

    Tetep gag bisa normal lagi? yah maklum saya bukan paranormal, yauda saran sih kalo gag mau rempong lagi + mau berkorban dikid tuh masukin graha aja,hha. Kalo garansi sih enak enak aja, kalo gag garansi ya nangis darah tu lo,wkaKWAokawok

Rabu, 02 November 2011

D O T A

# Kisah ini berawal dari sebuah hutan bertemulah 2 hero ketika night elf dan undead berdamai
# Akasha : Don’t be Shy
# Davion : (Curiga) What did you wish?
# Akasha : (Senyum) Anything for you
# Davion : (Makin Gak percaya lalu memukul akasha) For lordaeron
# Akasha : I don’t usually do this, Uoho(Mati)
# Mendengar suara akasha mati datang hero-hero kedalam hutan tersebut, hero yang daritadi   disana sudah tahu kejadian tersebut mulai memberitahu keadaan dan menahan davion ditempat sementara merundingkan kejadian tersebut.
# Mirana : Warrior of the night assemble
# Zeus : What’s Happening
# Terror Blade : I’m blind not deaf
# Pugna : I shall be your eyes
# Tiny: (Menjelaskan) geram2
# Sven : There is Trouble
# Barathum : Just as I foresaw
# N’aix : What’s Up
# Ogre Magi : What you looking at
# Leoric & Bone : Jelasin pake suara tulang
# Axe : Pitiful
# Pudge : (Nada Dendam) What we do?
# Silencer : Watch and Learn
# Techies : Oh my Hobby (karena hobby nunggu bomnya meledak)
# Rikimaru : Now What?
# Phantom Lancer : I can wait no longer
# Medusa : Time is short, mortal
# Bane Elemental, Leviathan, Harbringer, Broodmother, Ursa, Leoric, Bone, Tiny, Morphling, Spectre, dan hero-hero gak jelas omongannya ikut menyampaikan pendapat bagaimana untuk mengurus davion.
# Rikimaru : Is that all?
# Siren : (Mengejek) I’ll make it song
# Crystal Maiden : Ssh, I’m thinking
# Anub’seran : Make one choice
# Tinker : Yeah, Baby
# Pugna : I’m looking to it
# Sand King : (ingin memaafkan davion karena memiliki dendam terhadap akasha, epi gak kena2 ^^) What’s done is done
# Banyak hero tidak setuju dengan sandking lalu mulai berdiskusi lagi
# Mirana : We must act
# Rexxar : I’m acting on instinct
# Magina : At last we should have revenge
# Sniper : I take care of it
# Razor : This better be good
# Chen : Let’s get on with it
# Alchemist : Wanna blow something up?
# Troll : I’m too cool
# Magina : (Gak suka bercanda) Quickly
# Silencer : Be Quick time is mana
# Anubarak : Time is Feeding
# Mirana pun membuat sebuah rencana untuk menghukum davion
# Mirana : Trust to my command
# Crystal Maiden : Sounds Good
# Lina : What a good idea
# Nevermore : That’s was my plan
# Rikimaru : Delicious
# Centaur : O Yap
# Abbadon : No one order me around
# Traxex : (Capek ati) Would this ever end?
# Balanar : Don’t waste my time!
# Sniper : Time to go!
# Dazzle : Bring it on
# Magina : The time has come
# Abbadon : Ah, at least
# Sven : I grew tired waiting
# Ezalor : I can’t hardly wait
# Tinker : All system go
# Mortred : Let the hunt begin
# Nessaj : Ready For Battle
# Viper : Where shall I strike?
# Traxex : My bows are ready
# Luna: It shall be done
# Krobelus : Die
# Akhirnya ketika akan dihukum davion dibebaskan secara diam –diam oleh gondar dengan wind walk
# Gondar : I give you my wisdom
# Techies : Run
# Davion : (Lari sambil berubah jadi naga) I’ll do my best
# Axe : (Marah) What Trick is this
# Necrolyte : Death shall be done
# Silencer : I smell magic in the air
# Davion masih di kejar2 lalu bertemu beberapa hero baik yang ingin mendamaikan.
# Furion : Is there danger?
# Raigor : I am able to help
# Blood Seeker : You may speak
# Davion : I’m on it
# Furion : Well there it is
# Dark Terror : I will do what I can
# Rhasta : Don’t worry be happy
# Naga Siren : My song is yours
# Ternyata kejaran dari pihak yang bela akasha sudah sampai karena bantuan silencer (karena silencer bertugas menjadi pelacak yang mencium bau magic dari davion lihat bagian atas silencer berkata “I smell magic in the air”)
# Razor : The restless death awaits
# Viper : For the death I come
# Leshracs : Stand and Fight
# Mortred : I’m the iron hand of justice
# Lich : ( Kebetulan Lewat) Is there something I miss?
# Doom : You lucky now
# Tak lama setelah dijelaskan lich mengambil keputusan dan mereka semua ke tempat lich king lalu menghidupkan akasha, davion pun minta maaf semua pun kembali normal

GLB n GLBB

   GERAK LURUS BERATURAN (GLB)

       1. Jarak dan Perpindahan
    Sebelum membahas jarak dan perpindahan, sebaiknya mempelajari apa yang dimaksud dengan gerak. Suatu benda dikatakan bergerak bila posisinya setiap saat berubah terhadap suatu acuan tertentu. Jadi, suatu benda dapat bergerak sekaligus diam tergantung acuan yang kita ambil. Dalam Fisika gerak bersifat relatif, bergantung pada acuan yang dipilih.
   Misalkan, seseorang berada di dalam mobil yang bergerak meninggalkan rumahnya. Dari waktu ke waktu rumah yang diam di sisi jalan itu semakin tertinggal di belakang mobil. Artinya posisi orang tersebut dan rumah berubah setiap saat seiring dengan gerakan mobil menjauhi rumah itu. Apakah seseorang bergerak? Ya, bila acuannya rumah atau pepohonan di pinggir jalan. Seseorang diam bila acuan yang diambil adalah mobil yang ditumpangi. Mengapa? Sebab selama perjalanan posisi orang tersebut dan mobil tidak berubah.
Maka,panjang lintasan dan jarak:
Panjang lintasan yang ditempuh disebut jarak, sedangkan perpindahan diartikan sebagai perubahan posisi benda dari keadaan awal ke keadaan akhirnya. Jarak adalah besaran skalar, sedangkan perpindahan adalah vektor.

      2. Kelajuan dan Kecepatan Rata – Rata
Kelajuan merupakan panjang lintasan dalam suatu waktu.
Kelajuan merupakan besaran scalar sedangkan kecepatan adalah besaran vector.

Xt = Xo + V.t
Xt = panjang lintasan dalam suatu waktu (m)
Xo = panjang lintasan awal (m)
V = Kecepatan (ms-2)
t = waktu (s)

  V = (X2 – X1):(t2 – t1)
V = kecepatan rata – rata (ms-1)
X1 = posisi awal (m) t1 = waktu awal (s)
X2 = posisi akhir (m) t2 = waktu akhir (s)

3. Percepatan Rata – Rata
a = (v2 – v1):(t2 – t1)

   GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN (GLBB)
    Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak benda dalam lintasan garis lurus dengan percepatan tetap. Jadi, ciri utama GLBB adalah bahwa dari waktu ke waktu kecepatan benda berubah, semakin lama semakin cepat. Dengan kata lain gerak benda dipercepat. Namun demikian, GLBB juga dapat berarti bahwa dari waktu ke waktu kecepatan benda berubah, semakin lambat hingga akhirnya berhenti. Dalam hal ini benda mengalami perlambatan tetap. Contoh sehari-hari GLBB adalah peristiwa jatuh bebas. Benda jatuh dari ketinggian tertentu di atas. Semakin lama benda bergerak semakin cepat.

hubungan antara kecepatan (v), waktu (t), dan jarak (s) sebuah benda yang bergerak lurus berubah beraturan dipercepat.
Vt = Vo + a . t
Vo = kecepatan awal (ms-1)
Vt = kecepatan akhir (ms-1)
a = percepatan (ms-2)
t = selang waktu (s)

s = Vo . t + ½ a.t²
s = jarak yang ditempuh (m)

Persamaan kecepatan sebagai fungsi jarak :
Vt² = Vo² + 2 . a . s

Pengertian Kapasitor

    Kapasitor (kondensator) pada rangkaian elektronika dilambangkan dengan huruf ‘C’ adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi/muatan listrik di dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kapasitor ditemukan oleh Michael Faraday (1791-1867). Satuan kapasitor disebut Farad (F). Satu Farad = 9×1011 cm2 yang artinya luas permukaan kepingan tersebut.

    Struktur sebuah kapasitor terbuat fari dua buah pelat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan-bahan dielektrik yang umumnya dikenal misalnya adalah ruang hampa udara, keramik, gelas, dan lain-lain. Jika kedua ujung pelat metal diberi tegangan listrik, maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada ujung metal yang satu lagi. Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutub negatif, dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke kutub positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif. Muatan elektrik ini tersimpan selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. Di alam bebas, fenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan-muatan positif dan negatif di awan.

FUNGSI KAPASITOR

    Fungsi penggunaan kapasitor dalam suatu rangkaian adalah:
Sebagai kopling antara rangkaian yang satu dengan rangkaian yang lain (pada PS = Power supply)
Sebagai filter dalam rangkaian PS
Sebagai frekuensi dalam rangkaian antenna
Untuk menghemat daya listrik pada lampu neon.
Menghilangkan bouncing (loncatan api) bila dipasang pada saklar

KAPASITANSI KAPASITOR
    Kapasitansi didefinisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk menampung muatan elektron. Coulomb pada abad ke-18 menghitung bahwa 1 Coulomb = 6,25 x 1018 elektron. Kemudian Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan electron sebanyak 1 Coulomb. Dengan rumus dapat ditulis:
Q = C . V
Keterangan:
Q = muatan electron dalam C (Coulomb)
C = nilai kapasitansi dalam F (Farad)
V = besar tegangan dalam V (volt)
    Kapasitor pelat paralel tersusun atas dua pelat paralel dengan luas A dan jarak antar pelat d. dalam ruang hampa, dengan penjabaran menggunakan hokum Gauss, kapasitansinya adalah
2
    Kapasitor dengan dielektrik adalah kapasitor dengan material insulator (karet, gelas, kertas, mika, dll). Misalkan sebuah bahan dielektrik disisipkan diantara kedua pelat kapasitor, maka beda potensial antara kedua keping akan turun. Karena jumlah muatan pada setiap keping tetap, kapasitansi naik. Hal ini dapat dirumuskan sebagai
3
RANGKAIAN KAPASITOR
    Rangkaian kapasitor secara seri akan mengakibatkan nilai kapasitansi total semakin kecil. Di bawah ini adalah contoh kapasitor yang dirangkai secara seri
4
Pada rangkaian kapasitor seri, berlaku rumus:
V = V1 + V2 + … + Vn
Q = Q1 = Q2 = Qn
5
    Rangkaian kapasitor secara paralel akan mengakibatkan nilai kapasitansi pengganti semakin besar.
Di bawah ini adalah contoh kapasitor yang dirangkai secara paralel.
6


Pada rangkaian kapasitor paralel, berlaku rumus:
V1 = V2 =V3 = Vn
Q = Q1 + Q2 + Q3 + Qn
7
ENERGI YANG DISIMPAN DALAM KAPASITOR
    Energi potensial U yang tersimpan di dalam kapasitor didefinisikan sebagai usaha yang diperlukan untuk mengisi muatan. Misalkan sebuah baterai dihubungkan ke sebuah kapasitor. Baterai melakukan kerja untuk menggerakkan muatan dari satu pelat ke pelat yang lain. Kerja yang dilakukan untuk memindahkan sejumlah muatan sebesar q melalui tegangan V adalah
W = V . q
Dengan menggunakan kalkulus energy potensial muatan dapat dinyatakan sebagai:
8
 Penampakan kapasitor nya seperti ini lo